IHSG Turun 0,55% ke 6.263,73 dan Kembali Dekati Titik Terendah 23 September, Asing Net Sell Rp356 Miliar
Sebanyak 517 saham melemah dan 10 dari 11 sektor berada di zona negatif. LQ45 dan IDX30 turun lebih ringan daripada IHSG, sementara net foreign sell All Market lebih kecil dibanding Midday 24 September.
IHSG kembali sangat dekat dengan titik terendah 23 September pada perdagangan Sesi I Jumat, 25 September 2026. Indeks turun 34,88 poin atau 0,55% ke 6.263,73 setelah sempat menyentuh 6.261,47, hanya 7,73 poin di atas 6.253,74.
Area 6.253,74 belum ditembus. Tekanan pasar juga belum dapat disebut mereda karena 517 saham melemah dan IHSG mengakhiri sesi hanya sekitar dua poin dari titik terendah hariannya. Perbedaannya dibanding sehari sebelumnya terlihat pada LQ45 dan IDX30 yang lebih tahan serta nilai net foreign sell asing yang lebih kecil.
IHSG Tinggal 7,73 Poin dari Titik Terendah 23 September
IHSG membuka perdagangan di 6.315,53 dan sempat mencapai 6.328,41. Penguatan awal tidak bertahan, lalu indeks berbalik turun hingga 6.261,47 menjelang jeda siang.
Posisi itu membawa pasar kembali ke area yang memicu rebound pada 23 September. Saat itu IHSG sempat menyentuh 6.253,74 sebelum berbalik naik, tetapi rebound tersebut kehilangan kelanjutan pada perdagangan 24 September.
Sesi I hari ini belum mematahkan titik terendah tersebut. Di sisi lain, jarak hanya 7,73 poin membuat 6.253,74 kembali relevan untuk melihat apakah tekanan berlanjut atau pasar mampu membentuk jarak dari area terendahnya.
Breadth Tetap Lemah, sementara LQ45 dan IDX30 Turun Lebih Ringan
Tekanan terjadi pada sebagian besar pasar. Sebanyak 517 saham melemah, dibanding 140 saham menguat dan 130 tidak berubah. Jumlah saham turun sekitar 3,7 kali saham yang naik.
Sepuluh dari 11 sektor juga berada di zona negatif. Industrials turun paling dalam sebesar 2,07%, Infrastructure melemah 1,32%, dan Property turun 1,02%. Technology menjadi satu-satunya sektor positif dengan kenaikan 0,19%.
LQ45 turun 0,19% dan IDX30 melemah 0,20%, lebih ringan daripada IHSG yang turun 0,55%. Sebaliknya, IDX SMC Composite turun 0,72%.
Kombinasi tersebut menunjukkan pelemahan masih luas, tetapi saham-saham dalam indeks likuid tidak berada di pusat tekanan seperti pada 24 September. Saat itu LQ45 dan IDX30 justru turun lebih dalam daripada IHSG.
Net Sell Asing Masih Berlanjut, tetapi Lebih Kecil dari Midday 24 September
Investor asing mencatat net sell Rp355,78 miliar di All Market pada akhir Sesi I. Nilai beli asing tercatat sekitar Rp1,09 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp1,44 triliun.
Net foreign sell tersebut lebih kecil dibanding Rp987,09 miliar pada Midday 24 September. Perbandingan ini belum menunjukkan perubahan arah foreign flow, karena asing tetap menjadi penjual bersih dan nilai transaksi pasar hari ini juga lebih rendah.
Top 10 Net Foreign Buy
| Saham | Net Foreign Buy |
|---|---|
| BBCA | Rp15,65 miliar |
| TPIA | Rp9,83 miliar |
| PTBA | Rp8,59 miliar |
| IATA | Rp8,04 miliar |
| MDIA | Rp7,83 miliar |
| HRTA | Rp6,57 miliar |
| ADRO | Rp6,13 miliar |
| AADI | Rp5,74 miliar |
| JGLE | Rp5,56 miliar |
| AMRT | Rp5,16 miliar |
Top 10 Net Foreign Sell
| Saham | Net Foreign Sell |
|---|---|
| TLKM | Rp43,75 miliar |
| DSSA | Rp37,84 miliar |
| BMRI | Rp34,71 miliar |
| BBRI | Rp28,86 miliar |
| BUMI | Rp27,04 miliar |
| ASII | Rp26,02 miliar |
| BBNI | Rp23,42 miliar |
| BULL | Rp18,65 miliar |
| MEDC | Rp15,48 miliar |
| INET | Rp15,21 miliar |
Nilai per saham merupakan estimasi Stockbit Sekuritas berdasarkan harga rata-rata Sesi I dan volume bersih. Karena itu, daftar tersebut menunjukkan aktivitas transaksi asing, bukan kontribusi poin masing-masing saham terhadap IHSG.
Sesi II Akan Menentukan Apakah 6.253,74 Masih Bertahan
Bertahannya 6.253,74 akan mendapat dukungan lebih kuat jika IHSG mampu menjauh dari titik terendah hariannya, breadth mulai membaik, dan LQ45 serta IDX30 tetap turun lebih ringan. Net foreign sell yang tidak kembali melebar juga akan mengurangi salah satu sumber tekanan yang terlihat kuat pada 24 September.
Sebaliknya, penembusan 6.253,74 akan lebih material jika terjadi bersama breadth yang tetap lemah, pelemahan LQ45 dan IDX30 yang ikut membesar, serta peningkatan penjualan bersih asing. Kombinasi tersebut akan memberi bukti lebih kuat bahwa tekanan tidak lagi sekadar pengujian ulang terhadap titik terendah 23 September.
Pada jeda siang, pasar belum memberikan konfirmasi ke salah satu arah tersebut. Harga kembali dekat area terendah, tetapi struktur tekanan belum sepenuhnya mengulang kondisi 24 September.
Sumber Data: Stockbit Sekuritas, RTI Business, Banyu Capital.
Ikuti Banyu Capital
Dapatkan catatan pasar, analisis saham, energi, makro, dan geopolitik langsung melalui email.